SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

faizah 23.22 |


1    1.   Darah
a.     Fungsi Darah
Fungsi darah adalah sebagai berikut.
1)    Plasma darah, berfungsi mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh, mengambil zat-zat sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari dalam tubuh, dan mengedarkan hormon yang dikluarkan oleh kelenjar endokrin.
2)    Sel darah merah (eritrosit), berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
3)    Sel darah putih (leokosit), berfungsi membunuh kuman-kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
4)    Keping darah (trombosit), berfungsi menutup luka dengan cara membekukan darah.
5)    Darah secara umum berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu tubuh.
b.    Bagian-bagian darah
Volume darah di dalam tubuh manusia dalam tubuh manusia ± 5 liter yang terdiri atas 55% berupa cairan (plasma darah) dan 45% terdiri atas sel-sel darah. Setiap tetes darah mengandung lebih dari 250 juta sel darah merah, 375.000 sel darah putih, dan 16 juta keping darah.
1)    Plasma darah
Plasma darah merupakan cairan darah yang berwarna kekuning-kuningan. Pada plasma darah terdapat protein albumin yang berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmosis darah, globulin sebagai pembentuk antibodi, dan fibrinogen yang berperan dalam proses pembekuan darah.
2)    Sel-sel darah
Sel-sel darah terdiri atas sel-sel darah merah (eritosit), sel darah putih (leokosit), dan keping darah (trombosit).
                                                       i.            Sel darah merah berbentuk ulat pipih, tidak memiliki inti, dan cekung di bagian tengahnya (bikonkaf), memiliki pigmen hemoglobin (Hb) yang mengikat besi, berusia ±120 hari dan dibentuk di sumsum tulang.
                                                     ii.            Sel darah putih berukuran lebih besar, tidak berwarna, mempunyai inti, bentuk tidak tetap, dapat bergerak seperti amoeba (ameboid), dan dapat menembus dinding pembuluh darah, berumur 12-13 hari dan dibuat di dalam sumsum merah tulang, kelenjar limfa, dan limpa.
                                                  iii.            Keping-keping darah (trombosit) memiliki bentuk yang tidak teratur, tidak berinti, dan berukuran lebih kecil, dibentuk di sumsum tulang pipa.

.    Golongan darah
                   Tabel 1 Golongan Darah Beserta Kandungan Aglutinogen dan Aglutinin     Penggolongan darah menurut Karl Landsteiner dibedakan berdasarakan ada tidaknya aglutinogen (antigen pada membran eritrosit) dan aglutinin (sejenis protein/antibodi) dalam plasma darah.
Golongan Darah
Aglutinogen
Aglutinin
Golongan darah A
A
β
Golongan darah B
B
α
Golongan darah AB
A, B
-
Golongan darah O
-
α , β
            Keterangan : - tidak mempunyai
Donor adalah orang yang memberikan darahnya kepada orang lain. orang yang bergolongan darah O adalah donor universal. Resipien adalah orang yang menerima darah dari orang lain. orang yang bergolongan darah AB adalah resipien universal.
2.     Alat Peredaran Darah
a.     Jantung
     Fungsi jantung adalah sebagai alat pemompa darah. Jantung manusia terdiri atas dua atrium atau serambi, dan dua ruang bawah yang lebih luas yang dinamakan ventrikel atau bilik. Di antara serambi dan bilik, terdapat katup yang berfungsi untuk mencegah agardarah tidak kembali lagi ke serambi.
b.    Pembuluh darah
     Pembuluh darah kita terdiri dari oembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler.
     Perbedaan antara arteri dan vena dapat dilihat dalam tabel berikut.
                  Tabel 2 Perbedaan Arteri dan Vena
Perbedaan
Arteri
Vena
Letak
Agak ke dalam
Dekat dengan permukaan kulit
Dinding pembuluh
Tebal, kuat, elastis
Tipis, tidak elastis
Denyut
Terasa
Tidak terasa
Warna darah
Merah segar (banyak mengandung oksigen)
Merah tua (banyak mengandung CO2)
Bila terluka
Darah memancar
Darah menetes

3.     Gangguan dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah
          Gangguan dan kelainan sistem peredaran darah antara lain sebagai berikut.
                                                       I.            Anemia, yaitu penyakit yang disebabkan rendahnya kadar hemoglobin dalam dara atau kekurangan sel darah merah.
                                                    II.            Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang ditandai dengan darah sukar membeku ketika terjadi luka.
                                                 III.            Penyakit yang sering dijumpai pada penderita kolesterol tinggi antara lain koronariasis, yaitu terjadinya penyumbatan pada arteri koroner. Pembuluh tersebut menyediakan makanan dan oksigen untuk sel-sel jantung. Jika terjadi penyumbatan, denyut jantung akan terganggu atau bahkan terhenti.

                                                IV.            Varises, yaitu pelebaran pembuluh balik yang biasanya terjadi pada betis

0 komentar:

Posting Komentar

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blogger templates

Blogger news

Blogger templates


Pages

About Me